Friday, June 3, 2011
Thursday, June 2, 2011
LEONARDO DA VINCI
| Mona Lisa |
"Seni lukis adalah peniruan semata atas kreasi alam yang terlihat. Ia merupakan penggalian subtil seorang seniman atas bentuk alamiah yang dittuntun oleh pertimbangan filsafat dan kecerdasan," ungkap Leonardo da Vinci. seniman genius ini mungkin tidak tertandingi sepanjang sejarah.
Leonardo da Vinci lahir tahun 1452, dari hasil hubungan gelap antara seorang gadis petani dengan pejabat pemerintah di Vinci, sebuah kota kecil dekat Tuscany, Italia.
Menjelang usia 17 tahun ia pindah bersama ayahnya ke Florence. Disini ia magang pada seorang maestro seni lukis, patung, dan arsitek ternama saat itu, Andrea del Verrocchio,selama tujuh tahun. Di bengkel ini pula ia menghasilkan bentuk lukisan imajinatif bersama gurunya yang berjudul "Baptism of Christ". (sekitar tahun 1472)
| Baptism of Christ |
Pada tahun itu pula ia memperoleh sertifikat maestro dari organisasi pelukis yang dibawah patronase St. Luke di Florence. Sejak saat itu ia menjadi seniman 'merdeka' yang berhak membangun studionya sendiri dan membubuhkan nama di atas setiap karyanya.
Lukisan yang berjudul 'The Arno Valley' (1473) adalah salah satu yang menampilkan latar lukisan khas disertai kejapan hidup.
Keterpesonaan Leonardo tidak berhenti pada penampakan alamiah, tapi ia mempelajari secara detail struktur anatomi manusia dengan cara membedah mayat. Hal ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana sebenarnya organ-organ tersebut bekerja.
| The Principal Organs and Vascular and Urino-Genital Systems of a Woman (1507) |
Teknik fresco (lukisan di dinding menggunakan cat air) dan kontras gelap terang, secara optimal digunakan untuk menampilkan kejapan daya hidup dan ketenangan yang hampir selalu berlatar belakang guratan tajam antara gelap dan terang. Sebagai contoh adalah 'The Virgin and Child with St. Anne'.
| The Virgin and Child with St. Anne |
Teknik gelap terang ini kemudian dikenal sebagai gaya leonardesque. Acap kali cara penerapan teknik lukis ini dilakukan oleh Leonardo langsung dengan tangannya sehingga menghasilkan sapuan seperti kabut tipis yang disebutnya sfumato. Teknik ini terlihat jelas dan mendominasi keseluruhan warna-warna di dalam lukisan
'The Lady with an Ermine', potret permaisuri Duke of Milan.
| The Lady with an Ermine. |
Lukisan yang terkenal 'The last Supper' dibuat tahun 1497 atas permintaan Lodovico Sforza, seorang bangsawan Milan untuk menghias biara Santa Maria delle Grazie. Lukisan ini mengalami kerusakan pada tahun 1517 karena eksperimenya dengan cat minyak. Desain lukisan ini kemudian menjadi lambang keagungan karya seni masa Renaisans. 'The Last Supper' juga mewakili konsepsi artistik periode ini, yang memperlihatkan pergeseran dari ketelitian realistik menjadi lebih abstrak serta lebih ideal, dan serasi.
| The Last Supper |
Lukisan 'Mona Lisa' yang dilatarbelakangi atmosfir dibuat Leonardo pada tahun 1503 dan diselesaikan sepuluh tahun kemudian (1513). Hingga saat ini 'Mona Lisa' meninggalkan misteri dibalik penampilan dunia nyata dan dunia gagasan di dalam satu kesatuan.
Sejak awal tahun 1490, yang merupakan tahun-tahun saat daya kreasinya mencapai titik puncak, ia telah merancang prototipe mesin pesawat terbang, kendaraan bawah laut, mesin perang strategis, jembatan knock-down, transportasi, dan menyusun cara-cara bertahan yang solid, seperti pembangunan benteng yang dikelilingi parit dan bendungan. Namun ia menolak mengumumkan hasil penemuannya ini karena menurut pendapatnya "manusia, secara alamiah memiliki sifat buruk". Ia menghindari penggunaan hasil temuan mutakhirnya untuk keserakahan manusia. Oleh karena itu bukan keanehan bila ia menulis catatan hasil ciptaannya dalam bentuk huruf mikroskopik yang sangat sulit terbaca oleh mata telanjang.
| Leonardo da Vinci |
MINIMALIS KARYA ARSITEK JEPANG
| White House in Fukui, karya Takuya Hosokai + Hiromasa Mori |
| Shigemi House, karya Takao Shiotsuka |
| The Garden and Sea, karya Takao Shiotsuka |
| The Garden And Sea, karya Takao Shiotsuka |
| Reflection of Mineral, karya Yasuhiro Yamashita |
| Penguin House, karya Yasuhiro Yamashita |
| Lucky Drops, karya Yasuhiro Yamashita |
Sunday, May 29, 2011
Suisee Salon N Spa
Owner yang satu ini berkeinginan memiliki salon yang representatif dengan disain clean namun elegan. Agak sulit awal nya, karena bangunan ini sudah ada. Renovasi ini terbentur kendala bagaimana menutup bangunan lama dengan tidak sampai merusak nya. Konstruksi rangka besi / hollow dan beton cetak adalah solusinya. Maka terbentuklah komposisi bidang (beton cetak) dan kaca lengkung frameless ditambah perpaduan warna putih (pure white) dan putih tulang (broken white) untuk finising membuat bangunan ini terlihat clean.
Arsitek: Anwar Rofiq
Lokasi: Jl. Imam Bonjol Surabaya
Rumah Pojok
Keuntungan memiliki kavling tanah huk / pojok adalah kita bisa memiliki dua tampak bangunan yang kita rencanakan, dan itu sangat menarik untuk diolah pada saat proses disain. Tapi ada kerugiannya, tanah kita jadi makin kecil / berkurang karena aturan GSB (garis sempadan bangunan) dikedua sisinya. Contoh berikut bisa dijadikan acuan ketika kita mendisain.
Arsitek: Anwar Rofiq
Lokasi: Pondok Mutiara Sidoarjo
Saturday, May 28, 2011
Kali Mas
Lokasi sekitar Jembatan Merah. Sayang kondisi seperti ini makin jarang kita temui di kota ini,karena maraknya pembangunan mall tengah kota dan mengorban kan warisan cagar budayaberupa banguan2 kolonial yang punya nilai sejarah cukup penting. Peran pemerintah kota sangat diperlukandalam pengawasan pembangunan kota agar warisan ini tidak punah oleh kepentingan pelaku bisnis semata' Hilangnya' bangunan Stasiun Semut merupakan satu contoh konkret dimana pengawasan Pemkot begitu longgar......atau mereka bilang, kecolongan. Selamat Ulang Tahun Surabaya! 31 Mei 2011 yang ke 718.Teruslah membangun tanpa mengorbankan bangunan cagar budaya yang ada, bravo Surabaya!
Subscribe to:
Posts (Atom)



