Saturday, May 14, 2011
Tuesday, May 10, 2011
" BERKUBANG HAMPARAN BELANTARA '
Berkubang hamparan belantaraadalah siksa,katamu
Kau tak tahu betapa nikmat itu bagiku
bak berkubang lumpur kala kita bocah
Atau,kau tak pernah rasakan itu?
Berkubang hamparan belantara
adalah kengerian,katamu
Kau tak tahu ada yang lebih ngeri dari itu,
asap dikotamu
Atau,kau telah menyatu dengan kabut
sialan itu?
Berkubang kabut pegunungan dengan
belantaranya adalah anugerah,kataku
Monday, May 9, 2011
" RANU PANE ''
Kau kuak pintu dikeheningan senjatulus nian senyum terlukis dibibirmu
kala kau songsong hadirku dalam samar balutan kabut
Jelang aku,rangkum erat dalam dekapmu
Bawa aku,dalam khayal nirmalamu
Buai aku,dalam alun simfonimu
sejenak sirnakan gempita mayapada
dirasuk kalbuku
ciptakan damai dijiwa gundah dan hati kerdilku
Tuntun aku,temukan tabah
Bimbing aku, temukan diri
Bak kukagum perangai nan terbingkai didirimu,Ranupane.....
" KALA BAUR DALAM PESONA ''
Kusibak butir peluh didahimulewat jemari kasar ini
secercah senyum menghias bibir mungilmu
Hm....cantiknya
Seiring senja temaram
dibalik bukit cemara
dalam bauran citra jingga kemilau
kubimbing kau turuni lembah hijau
Lembut kau langkahkan kaki
Lembut kau gayut manja padaku
Selaras bayu semilir senja
Lembut hembuskan aroma kembang
tebarkan wangi sekitar diri
Lembut hembuskan halimun dingin
menghapus letih diri
Lembut hembuskan legam rambutmu
menerpa wajahku
Lembut ciptakan mesra diantara kita...
'' KEMELUT DUNIA ADALAH KEMELUT DIRI ''
lihat sungaiku
kini tak lagi jernih
Bumiku yang rentah masih lelapkah kau dalam
buaian atmosfir cemar,
bak bocah yang terlelap dalam pelukan bunda
Tapi,aku merontah dalam pelukmu!
Lihat hutanku,
lihat rimbaku
kini tak lagi rimbun,
kerontang oleh kebodohan ku
Ku tepekur dalam kenaifan,
buat apa kita ada
kalau hanya menuju kerusakan dan kemusnahan?
Polusimu menteror jiwa ragaku,
tak ada lagi tempat tuk sembunyi diri
Andai kubisa, kuingin lepas dari belenggumu
tuk menembus langit biru,
tapi,aku tak kuasa....
Biar, kureguk semua ini dan tunduk pada kehendakmu,
sampai tiba saatnya
kujelang sukma tinggalkan ragaku
dalam ketidakpuasan.....
Aku kecewa padamu dunia,
aku kecewa padamu diri,
Tapi,aku tak akan pernah kecewa padamu,Tuhan!
'' RINDUKU ''
Serpih kekecewaan
mengusik rindu yang tak pernah terjangkau
Begitu dalam kah ?
Rindu adalah angan
dan aku terjerembab di dalamnya
Kucoba menggapai titian maya dengan sukmaku
' Tuk menuju jernih langit biru
Adakah disana tersimpan rindu ?
Kerut ketuaan
Kian menebar diwajah gundah
mengusik rindu yang tak pernah terjangkau
mengusik rindu yang tak pernah terjangkau
Bila kusematkan rindu ini padamu.....
For mom, R.I.P
On wenesday, 1983, February 16
at 7.20 pm
'' MALAM BERTABUR BINTANG BERSAMAMU ''

Kurengkuh bayangmu dalam dekapan malam yang bertabur bintangkau rasakah, dalam sunyi malam yang bertabur bintangAda keruh,rindu dan khayal semu dibola matamuyang biasa bening bak malam yang bertabur bintangDimana kau simpan jernih itu?
Kugapai selubung misteri penghalang bening matamu,tak terjangkau!Bila kau kuak tabir itu untukkudihening malam yang bertabur bintangkan kubenamkan seluruh rindu inidalam relung relung kalbumuatau kusimpan saja dalam bening matamu.....
Kurengkuh bayangmu
dalam dekapan malam yang bertabur bintang
kau rasakah, dalam sunyi malam yang bertabur bintang
Ada keruh,rindu dan khayal semu dibola matamu
yang biasa bening bak malam yang bertabur bintang
Dimana kau simpan jernih itu?
Kugapai selubung misteri penghalang bening matamu,
tak terjangkau!
Bila kau kuak tabir itu untukku
dihening malam yang bertabur bintang
kan kubenamkan seluruh rindu ini
dalam relung relung kalbumu
atau kusimpan saja dalam bening matamu.....
Subscribe to:
Posts (Atom)






